Photo Essay Sluggish Zoo

Silahkan perkenalkan diri anda

Sampurasun nama saya Arif, lahir dan besar di kota Bandung

Apa membuat anda begitu tertarik dengan foto dokumenter?

Saya adalah orang yang menyukai sesuatu yg berbau mesin waktu, seperti film, kartun, dll.

Ketika menggeluti fotografi dokumenter saya menemukan mesin waktu versi saya sendiri yaitu sebuah foto, dengan sebuah foto kita bisa seolah-olah kembali ke masa di mana foto itu diambil, merasakan suasana ketika foto itu diambil.

Dengan mengangkat isu-isu yang terjadi pada saat itu bisa menjadi sebuah kenangan tersendiri ketika di kemudian hari kita melihatnya, seperti “waktu itu lagi trend ini, waktu itu lagi ada kejadian ini”.

Pada project Sluggish Zoo ini apa yang menginspirasi anda? Dan apakah pesan yang ingin disampaikan pada project ini?

Kebun Binatang Bandung merupakan tempat yang sangat berkesan bagi saya, karena ketika kecil saya sering ke sana untuk bertamasya bahkan ketika saya beranjak dewasa tempat tersebut menjadi salah satu saksi kehidupan asmara saya, yang membuat saya tertarik dan terinspirasi membuat project ini adalah ketika melihat pemberitaan negatif terhadap kebun binatang ini soal hewan–hewan yang tak terurus, saya tertarik sekaligus ingin membuktikan apakah benar pemberitaan tersebut.

Saya merasakan kelesuan yang terjadi di kebun binatang itu, mulai dari kandang–kandang kosong, kotor, tak terurus, tidak ada lagi interaksi antara binatang dan pengunjung seperti atraksi mengelilingi kebun binatang menggunakan gajah atau sekedar berfoto dengan orang utan, lalu sepi nya pengunjung padahal ketika saya ke sana itu adalah hari minggu yang biasanya menjadi waktu favorit bagi masyarakat bertamasya.

Berapa lama proses dalam pengerjaannya?

Proses pengerjaannya tidak terlalu lama, kurang lebih 2 minggu

Related:  Ecology, photo essay by Kurnia Ngayuga Wibowo

Pada umumnya photo story dikemas dengan hitam putih, kenapa anda lebih tertarik dengan pengemasan foto berwarna?

Saya pernah membuat photo story dalam hitam putih dan merasakan kekurang puasan karena tidak konsistennya hitam putih yang saya tampilkan, mungkin karena saya belum terlalu mengerti dengan foto hitam putih, jadi lebih baik saya menampilkannya dalam warna.

Seperti yang sudah saya jelaskan sebelumnya saya menyukai sesuatu yang berbau mesin waktu, menurut saya warna juga bisa menjadi identitas sebuah era, baik itu warna pakaian, warna bangunan atau apapun itu

Apa saja tahapan yang anda lakukan dalam membuat sebuah project fotografi?

Mencari ide atau isu yang akan diangkat, mencari informasi singkat tentang isu tersebut, menemukan pesan yang akan disampaikan, lalu eksekusi foto sesuai dengan pesan, kesan, atau apapun yang akan disampaikan, editing foto (Sequences) biasanya saya dibantu oleh beberapa teman yang lebih berpengalaman dalam proses ini, tentunya tidak sampai merubah alur atau pesan yang saya ingin sampaikan.

Adakah anda punya saran, jika nantinya ada rekan-rekan pembaca ingin memuluai sebuah project fotografi seperti Sluggish Zoo ini?

Saran untuk memulai lebih baik untuk langsung dilakukan tidak hanya menjadi sebuah rencana atau wacana dalam diri saja, sebuah pesan yang pernah saya dengarkan dari standup comedian favorit saya yaitu Pandji Pragiwaksono dalam Juru Bicara world tour yaitu “Kunci dari berkarya adalah mulai dulu aja lalu bikin yang lebih baik, kunci dari berkarya adalah berproses”.

Saat ini referensi dan informasi sangat mudah didapatkan di internet, sehingga tidak menjadi hambatan ketika pengetahuan kita belum cukup untuk membuat suatu karya, publikasikan karya kita kepada orang–orang lalu minta mereka menilai atau mengkritik agar tahu di mana kurang nya, untuk bekal dalam meembuat project yang lain nantinya.

Related:  SIGNS', by Akkara Naktamna. Street Photographers from Thailand.

Nama lengkap Arif Sahroni sehari-hari dipanggil Arif, awal memulai terjun di dunia fotografi tahun 2015, belajar secara otodidak, latar belakang pendidikan Sarjana Teknik Sipil bekerja sebagai Tenaga Ahli Sipil bidang perencanaan pada konsultan in-house sebuah bank milik pemerintah, 1 tahun terakhir sedang menekuni street photography.

Pengalaman di bidang fotografi:

  • Pada tahun 2015 mendapatkan juara harapan lomba foto konstruksi nasional yang diselenggarakan LPJK,
  • Juara 1 lomba foto konstruksi yang diadakan oleh UNSERA (Universitas Serang Raya) tahun 2016,
  • 10 besar terbaik dan terfavorit di Lomba Photostory Budi Luhur Dalam Lensa Kamera 2016 tingkat Mahasiswa,
  • Mendapatkan special mention di lomba Black and white Photography – 109 yang diadakan oleh situs kujaja.com pada tahun 2016,
  • Finalis Bandung Hitam Putih pada tahun 2017, aktif di beberapa komunitas fotografi.

Facebook
Flickr
Instagram
Website

Copyrights:
All the pictures in this post are copyrighted Arif Sahroni

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *