Senja Kala Itu

Karya: Tomi Saputra

Masih tentang lamunan dibalik selembar kaca

Dimasa hujan berbisik lirih dengan sendunya

Mengemas rindu menjadi semakin menggebu meskipun senja kian
kelabu

Sangat beragam rupa sajak yang memuat tentang senja

Atau mengenai hujan yang dikaitkan dengan momen terbaik bernostalgia

Jangan menjadi muak kawan,

Ini hanyalah pengulangan pada siklus kumpulan kata

Lepaskan batasanmu, buang gengsi penahan sisi melankolis itu

Nikmati ritme rintik turunnya

Terlarutlah dalam suasana dramatisnya, karena ini bukanlah dosa

Hanya memanjakan diri sesaat, menikmati ketika jiwa bercumbu dengan alam

Mari hela hafas sejenak, dan bersyukurlah bahwa kamu masih ada

Bandung, November 2017

Related:  Ecology, photo essay by Kurnia Ngayuga Wibowo

Leave a Reply